Dan
tiba saatnya ketika sebuah perjuangan mencapai pada puncak jenuh,
Bukan
aku adalah si pecundang yang berhenti ditengah cerita,
Hanya
saja, bagiku, ini telah usai…
Aku
mencoba menjadi apa yang baik menurut kalian,
Menjadi
cecurut yang selalu diam saat dihina, dijadikan bahan hiburan.
Pernahkah
terlintas diotak kalian?
Bagaimana
seorang pecundang sepertiku setidaknya telah banyak menyelamatkan,
Pernahkah
terbelisit apa rasanya dimaki, dihina, dilecehkan?
Ketika
kalian mencaci tanpa mengfungsikan otak, taukah rasanya?
Dan
ketika aku hanya sedikit bicara lebih tajam, dan mengacuhkan kalian, kalian
bilang aku “jahat”? ya ,, aku memang jahat, karena itu yang kalian ajarkan
padaku, jadi nikmatilah..
Bagiku tidak ada
sahabat sejati yang ada hanya kepentingan.