Minggu, 06 Oktober 2013

bukan cerita bagus



Dan tiba saatnya ketika sebuah perjuangan mencapai pada puncak jenuh,
Bukan aku adalah si pecundang yang berhenti ditengah cerita,
Hanya saja, bagiku, ini telah usai…
Aku mencoba menjadi apa yang baik menurut kalian,
Menjadi cecurut yang selalu diam saat dihina, dijadikan bahan hiburan.
Pernahkah terlintas diotak kalian?
Bagaimana seorang pecundang sepertiku setidaknya telah banyak menyelamatkan,
Pernahkah terbelisit apa rasanya dimaki, dihina, dilecehkan?
Ketika kalian mencaci tanpa mengfungsikan otak, taukah rasanya?
Dan ketika aku hanya sedikit bicara lebih tajam, dan mengacuhkan kalian, kalian bilang aku “jahat”? ya ,, aku memang jahat, karena itu yang kalian ajarkan padaku, jadi nikmatilah..
Bagiku tidak ada sahabat sejati yang ada hanya kepentingan.

Hey,.. Mas Kemeja Biru



Aku cape kalau harus tau kamu sakit lewat mimpi, aku cape kalau harus tau kamu sekarat lewat mimpi, aku cape kalau Cuma aku yang tau kalau aku cinta sama kamu. Bukan lagi soal “bahagia itu cukup dengan denger lagu kesukaan kamu, atau tau warna cat kamar kita sama, atau inget semua tingkah lakumu dan sebagainya”.
Kita beda arah, yaa aku sadar itu. Aku ke kanan kamu ke kiri, kalau dunia itu bulat harusnya kita bertemu di satu titiknya. Itupun kalau salah satu dari kita tidak berhenti di titik yang berlainan. Nyatanya salah satu dari kita memang sudah berhenti di titik yang lain.
Aku punya masa lalu yang buruk, sampai hari ini pun akubukan bagian dari orang baik yang pantas kamu perjuangkan. Tapi nyatanya aku masih merasa harus bertahan dengan kamu yang entah masih ingat namaku atau tidak. Mimpi malam kesekian itu berbicara “jangan memilih yang baru tapi perbaiki yang lama..” dan kamu jadi bagian dari mimpi malam itu.
Hey kamu mas kemeja biru,..
Setengah kesadaran ini habis untuk menyadari kalau kamu bukan sesuatu yang harus ditunggu. Berhentilah sejenak, kamu tau tapi kamu lebih tau kamu tidak akan berhenti dengan semudah itu.