Senin, 13 Juni 2016

Aku hanya Perempuan

Bagiku menikah adalah hal baik yang seharusnya dilakukan sekali dan bukan untuk main-main, menikah dengan satu orang dan bersama sampai Tuhan memanggil pulang.
Perempuan punya pilihan apa, ketika seorang ibu dari laki-laki datang untuk menanyakan milik siapakah si gadis selain ibu dan bapanya. sudahkah seorang laki-laki datang meminta dirinya dari orang tuanya jika belum beliau meminta untuk anak laki-lakinya.
Perempuan bisa apa, ketika seorang ibu meminta dengan sungguh-sungguh sambil bergetar suaranya. Sempoyong jalannya membuat hati tak bisa bilang tidak.
Perempuan bisa apa, ketika meminta kepastian untuk satu keseriusan pada laki-laki dengan lembutnya namun hanya didiamkan, dan meminta untuk ditunggu. Dan itupun masih dibilang harus sabar.
Perempuan bisa apa, ketika meminta satu kejujuran pada laki-laki dengan sepenuh hati namun hanya didiamkan dan meminta ditunggu. Dan itupun masih dibilang harus sabar.
Perempuan bisa apa ketika seorang ibu dari laki-laki memintanya untuk mengambil hati anak laki-lakinya, namun si laki-laki hanya diam dan meminta ditunggu.
Ntah sebelah mananya yang salah. Perempuan bisa memberi kesempatan lebih dari satu kali tetapi rasanya sudah tidak sama.

Kamis, 21 April 2016

Merunduk nak (banyak orang)

Ada perasaan sedih setiap kali melewati jalan depan sekolah, entah karena sebelumnya melewati rumah "calon/mantan calon" atau karena aku sudah meninggalkan monster-monster kecil ku.
bukankah memang hidup ada yang harus diperjuangkan dan dikorbankan.
bukan hal mudah berubah dari Bu Guru jadi Mba-Mba.
Aku sedang tidak baik, jalan yang ku ambil saat ini sedang membuatku merasa jatuh jadi jangan mengguruiku, seolah anda ini orang paling sempurna. syukuri saja anda bukan saya. saya diam bukan berarti baik-baik saja.

Hampir setiap pulang, saya meneteskan air mata, bukan karena saya cengeng tapi karena jalan yang saya tempuh saat ini belum mudah, wajar kalau saya sedih. menikmati lelahnya bekerja yang belum punya nilai dan tidak dianggap, bahkan remeh, menikmati rasanya didiamkan, menikmati rasanya dikejar-kejar orang tuanya, menikmati rasanya jadi bahan gunjingan, menikmati tatapan entah apa. mana yang mudah??

Sangat merindukan kalian monster-monster kecil




Rabu, 30 Maret 2016

Dibuang sayang, ngangenin










Setengah



Aku masih anak gadis mama yang belum mampu mencapai mimpinya untuk membahagiakan orang tua sampai hari di saat tulisan ini dibuat (19 Februari 2016, 10.53pm). Masih anak gadis yang belum bisa menentukan pilihan dalam hidup, masih manja, cengeng dan tukang ngambek. Bahkan tidak ada hal yang bisa dibanggakan.

Dua tahun pascalulus dengan gelar sarjana belum sekalipun aku menghasilkan materi yang bisa membanggakan. Hati kecilku berharap aku masih punya banyak kesempatan dapat melihat orang tuaku bahagia dengan penuh kebanggaan dari semua hal yang kulakukan dan dari usahaku yang selalu mereka doakan dan semua untuk mereka yang selalu ada untukku.
Terimakasih sebanyak yang ada di dunia ini tidak mampu mewakili terimakasih yang ingin kusampaikan padamu mama. Dan maaf sebanyak yang ada di dunia ini tidak mampu mewakili permohonan maaf yang ingin kuucapkan…

Aku masih anak gadis bapa yang perlu dikuatkan, perlu didukung dan perlu didekap saat takut. “Ada banyak cerita yang bahkan terlewat hanya karena kita jarang bertemu pa.. tapi rasa sayang yang kita miliki tidak pernah lewat tanpa menghampirimu”. saat semua beban terasa sempit satu dari sekian banyak orang di dekatku termasuk mama tapi hanya bapa yang mengungkapkan isi hatinya, mendukung apapun keputusan yang akan ku ambil. Meski ada kalanya kami berdebat banyak hal karena isi kepala selalu berbeda. 

Selalu ada keinginan melihat binar bahagia yang sama seperti sopir angkot yang tadi pagi mengajakku bercerita soal kesuksesan anak-anaknya. Akupun ingin melihat bapaku bahagia dan bangga dengan usahaku kelak, dan tidak lagi bekerja, sudah saatnya aku jadi anak yang berguna. Nyatanya sampai hari ini usahaku belum membuahkan hasil.

Terimakasih sebanyak yang ada di dunia ini tidak mampu mewakili terimakasih yang ingin kusampaikan padamu bapa. Dan maaf sebanyak yang ada di dunia ini tidak mampu mewakili permohonan maaf yang ingin kuucapkan.

Aku masih kakak, adik dan teman bagi adikku satu-satunya yang paling tampan katanya,..

Aku pernah membaca coretan tangannya saat dia masih kecil, terselip kata-kata yang menunjukkan bahwa dia bangga menjadi adikku, aku selalu membuatnya terkesan dengan segala hal yang kulakukan yang belum bisa dia lalukan. Ada keinginan menjadi kebangganmu sampai kapanpun. 

Aku selalu ingin menjadi kakak, adik, dan teman untukmu. Menasehatimu dengan kalimat logis yang membantumu, dan meminjam pudakmu saat beban hidup terasa berat meski aku tau bau keringatmu sungguh menusuk.


Terimakasih sebanyak yang ada di dunia ini tidak mampu mewakili terimakasih yang ingin kusampaikan padamu mas. Dan maaf sebanyak yang ada di dunia ini tidak mampu mewakili permohonan maaf yang ingin kuucapkan.

Senin, 25 Januari 2016

Ada yang Salah



Sore ini melihat barisan nama di phonebook, ingin mengirim pesan singkat pada seseorang, siapa? Sekedar bertanya kabar, bercerita, atau sekedar mengirim pesan saja. Dari A sampai Z dilihat berkali-kali, banyak sekali yang ingin ku kirimi pesan singkat, sekedar bertanya kabar, memastikan dia masih mengingatku, dia membalas pesanku dan berbagi kabar, dan akan sangat baik lagi kalau dia mau berbagi cerita. Tapi, setelah mengetik pesan, banyak sekali yang dipikirkan, karena aku terlalu sering yang memulai bertanya terlebih dahulu, aku takut mengganggu, takut tidak dibalas, takut ini takut itu. Ada yang salah, sekedar mengirim pesan singkat saja susah sekali dilakukan. Takut mengganggu, takut ini takut itu, dan takut tau kalau aku sudah dilupakan.
Assalamu`alaikum, apa kabarnya?”,  
Bagaimana kerjaan kamu?”,
Bagaimana tugas akhirmu? ”,
“Anakmu sudah bisa apa?”,
sekarang tinggal dimana?”,
Kapan prediksi lahirannya?. Semoga lancar dan sehat ya.
Atau sekedar bertanya “hari ini kamu masak apa?”
Aku masih mengingat kamu, dan kalian. Semoga aku juga masih diingat. 
Terimakasih untuk yang masih mau meluangkan waktu mengirim pesan singkat untukku.
Kalau sempat kirimlah pesan, walau singkat tapi itu berharga untuk orang-orang yang mengingat kamu.

Kamis, 31 Desember 2015

Sugeng Rawuh 2016

Banyak yang disemogakan, dan semoga ngga cuma jadi semoga saja, aamiin.
Bisa tetap menemani dan juga membahagiakan, walaupun tidak membanggakan tapi jangan sampai mengecewakan. Diberi kesehatan, kebersamaan, ketenangan, kecerdasan, kesabaran, kekuatan, kesejahteraan, kebahagiaan, kemakmuran, dan keimanan yang semakin baik.
aamiin aamiin aamiin

Sabtu, 14 November 2015

Masakan Alakadarnya (Maklum Belajar Masak)

Ada nasi anget, pecel kangkung, mendoan sama sayur sop.

Ini oseng otak-otak sama tumis labu siem

Ini oseng kikil pake cabe ijo sama belimbing wuluh/wulung pokoknya itulah.

Ini rendangnya,.. kurang santan tapi lumayanlah

Agar-agar sampai mama bosen

 Ini kolak biji salak


Ini daging yang dimasak ungkeb

 Bubur mutiara nan cantik manis


 bola-bola coklat keju


roti goreng isi coklat susu


donat kentang