Senin, 13 Juni 2016

Aku hanya Perempuan

Bagiku menikah adalah hal baik yang seharusnya dilakukan sekali dan bukan untuk main-main, menikah dengan satu orang dan bersama sampai Tuhan memanggil pulang.
Perempuan punya pilihan apa, ketika seorang ibu dari laki-laki datang untuk menanyakan milik siapakah si gadis selain ibu dan bapanya. sudahkah seorang laki-laki datang meminta dirinya dari orang tuanya jika belum beliau meminta untuk anak laki-lakinya.
Perempuan bisa apa, ketika seorang ibu meminta dengan sungguh-sungguh sambil bergetar suaranya. Sempoyong jalannya membuat hati tak bisa bilang tidak.
Perempuan bisa apa, ketika meminta kepastian untuk satu keseriusan pada laki-laki dengan lembutnya namun hanya didiamkan, dan meminta untuk ditunggu. Dan itupun masih dibilang harus sabar.
Perempuan bisa apa, ketika meminta satu kejujuran pada laki-laki dengan sepenuh hati namun hanya didiamkan dan meminta ditunggu. Dan itupun masih dibilang harus sabar.
Perempuan bisa apa ketika seorang ibu dari laki-laki memintanya untuk mengambil hati anak laki-lakinya, namun si laki-laki hanya diam dan meminta ditunggu.
Ntah sebelah mananya yang salah. Perempuan bisa memberi kesempatan lebih dari satu kali tetapi rasanya sudah tidak sama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar