Aku cape kalau harus tau kamu sakit lewat mimpi, aku cape
kalau harus tau kamu sekarat lewat mimpi, aku cape kalau Cuma aku yang tau
kalau aku cinta sama kamu. Bukan lagi soal “bahagia itu cukup dengan denger
lagu kesukaan kamu, atau tau warna cat kamar kita sama, atau inget semua
tingkah lakumu dan sebagainya”.
Kita beda arah, yaa aku sadar itu. Aku ke kanan kamu ke kiri,
kalau dunia itu bulat harusnya kita bertemu di satu titiknya. Itupun kalau
salah satu dari kita tidak berhenti di titik yang berlainan. Nyatanya salah
satu dari kita memang sudah berhenti di titik yang lain.
Aku punya masa lalu yang buruk, sampai hari ini pun akubukan
bagian dari orang baik yang pantas kamu perjuangkan. Tapi nyatanya aku masih
merasa harus bertahan dengan kamu yang entah masih ingat namaku atau tidak.
Mimpi malam kesekian itu berbicara “jangan memilih yang baru tapi perbaiki yang
lama..” dan kamu jadi bagian dari mimpi malam itu.
Hey kamu mas kemeja biru,..
Setengah kesadaran ini habis untuk menyadari
kalau kamu bukan sesuatu yang harus ditunggu. Berhentilah sejenak, kamu tau
tapi kamu lebih tau kamu tidak akan berhenti dengan semudah itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar